IDENTITAS
Nama :
Habib Asy Muhyi
NIM :
72154036
Prodi/Sem. : Sistem Informasi-2 / III
Fakultas : Sains dan Teknologi
Perguruan Tinggi : UIN Sumatera Utara
Dosen Pengampu : Dr. Ja’far, MA
Matakuliah : Akhlak Tasawuf
TEMA :Kefakiraan,sabar dan tawakal
BUKU
Identitas
Buku : Ja’far, Gerbang
Tasawuf: Dimensi Teoretis dan Praktis Ajaran
Kaum Sufi(Medan:
Perdana Publishing, 2016)
Sub 1 : Kefakiran
Sub 2 : Sabar
Sub 3 : Tawakal
KEFAKIRAN
(AL-FAQR)
Menurut Ibn Qayyim
al-Jauziyah,fakir tidak bermakna manafikan kekayaan dan harta , sebab para nabi
dan rasul adalah orang-orang kaya dan memiliki kekuasaan , tetapi makna fakir
adalah seorang hamba senantiasa memiliki kebutuhan terhadap Allah Swt dalam keadaan
apapun . Hakikat fakir adalah tidak membutuhkan segala hal dan hanya
membutuhkan Allah Swt dalam berbagai keadaan. Menurut Ibn Qudamah, derajat
tertinggi dalam fakir adalah seorang salik benci kepada harta (zuhud) dan tidak
merasa senang dengan harta (rida). (Ja’far 2016 : 71)
Menurut
iman al ghazali fkir dapat bermakna tidak memiliki harta. Menurutnya ada lima
tingkatan fakir, dua di antarannya yang paling tinggi derajatnya adalah seorang
hamba yang tidak suka diberi harta, merasa , merasa tersiksa dengan harta , dan
menjaga diri dari kejahatan dan kesibukan untuk mencari harta; dan seorang
hamba tidak merasa senang bila mendapatkan harta, dan tidak merasa benci bila
tidak mendapatkan harta. (Ja’far 2016 : 71)
SABAR
(AL-SHABR)
Al-Qusyairi dan Al-Ghazali menyebutkan dalil-dalil sabar,
antara lain Q.S. al-Sajdah/32:24; Q.S. al-A’raf7:137; Q.S. al-Nahl/16:96,127;
Q.S. al-Qashash/27:54; Q.S. al-Zumar/39:10; Q.S. al-Anfal/8:46; Q.S.
al-Thur/52:48; dan Q.S. Shad/38:44. Mengenai makna sabar menurut kaum sufi
awal, Dzun al-Nun al-Mishri, misalnya,pernah mengatakan bahwa “sabar” adalah
menjauhi hal-hal yang bertentangan , bersikap tenang ketika menelan pahitnya
cobaan, dan menmpakkan sikap kaya dengan menyembunyikan kefakiran dalam
kehidupan . Ibn ‘Artha’ berkata: “sabar adalah tertimpa cobaan dengan tetap
berprilaku baik. Sebagian ulama, kata al-Qusyairi, berkata: “sabar adalah
tertimpa cobaan dengan tetap bersikap baik dalam pergaulan sebagaimana keadaan
sehat. Menurut Nashr al-Din al-Thusi, sabar secara harfiah bermakna “mencegah
jiwa dari perasaan waswas ketika terjadi sesuatu yang tidak
diinginkan.”Al-Thusi membagi sabar menjadi 3 jenis : sabar kaum awam, yakni
menjaga jiwa agar tetap kokoh dalam kesabaran dan tetap konsisten dalam
kekuatannya ; kesabaran kaum zuhud, yakni rasa takut dan sikap sabar kepada
Allah dalam harapan untuk memperoleh ganjaran di akhirat; dan kesabaran ahli
hikmah, yakni merasakan kebahagiaan walupun ditimpa musibah. Al-Ghazali, Ibn
Qudamah, dan Ibn Qayyim al-Jauziyah membagi sabar menjadi 3: sabar dalam
ketaatan kepada Allah, sabar dari godaan untuk melakukan perbuatan maksiat ,
dan sabar atas musibah dari Allah Swt.(Ja’far 2016:74)
Sabar harus di praktekkan dalam kehidupan ini, bukan
hanya ketika kita sedang terkena musibah atau kesulitan, namun juga ketika
sedang dianugerahi kemudahan dan kelapangan dalam kehidupan.
TAWAKAL
(AL-TAWAKKUL)
Dalam karya-karya tasawuf, para sufi telah memberikan
penjelasan mengenai makna tawakal. Hamdun al-Qashshar berkata,”tawakal adalah berpegang
teguh kepada Allah Swt. Sahl bin ‘Abd Allah al-Thustari berkata,”tawakal adalah
melepaskan segala apa yang dikehendaki dengan menyandarkan diri kepada Allah
Swt. Abu Ya’qub Ishaq al-Nahr al-Jauzi
berkata,”tawakal adalah menyerahkan diri kepada allah Swt dengan sebenarnya.
Abu Ali al-Daqaq berkata,”tawakal kepada Allah Swt memiliki tiga tingkatan,
yakni tawakal,taslim,dan tafwidh. Orang yang tawakal adalah orang yang merasa
tenang dengan janji Allah Swt. Orang yang taslim adalah orang yang merasa cukup
dengan ilmu-Nya. Orang yang tafwidh adalah orang yang rela dengan hukum-Nya.
Jadi, tawakal adalah permulaan,taslim adalah pertengahan, dan tafwidh adalah
akhir” . Tawakal tidak bermakna bahwa seseorang hamba tidak melakukan apapun
dengan alasan menyerahkan semua urusan kepada Allah Swt , tetapi tawakal
bermakna bahwa setiap orang harus mempercayai bahwa segala sesuatu selain Allah
pasti berasal dari Allah , dan segala sesuatu bekerja sesuai hubungan
sebab-akibat. Tawakal itu dengan berserah diri kepada Allah Swt dengan
mengharrapkan pertolongannya.(Ja’far 2016:77)
Tawakal adalah menyerahkan segala
sesuatu kepada Allah setelah berusaha dengan sunguh-sungguh. Apabila sudah
berusaha dengan sekuat tenaga, tetapi masih gagal juga, maka kita harus
bersabar. Bersabar tidak berarti berdiam diri, melainkan terus berusaha lebih
giat disertai doa. Ketika suatu usaha atau pekerjaan belum dilaksanakan dengan
sungguh-sungguh, kemudian orang tersebut berserah diri kepada Allah, maka orang
itu belum dikatakan sebagai orang yang bertawakal. Sebab orang yang bertawakal
adalah orang yang sungguh-sungguh dalam melaksanakan suatu pekerjaan.Tawakal
kepada Allah bukan berarti menghilangkan dan meninggalkan usaha atau ikhtiar.
Bahkan tawakal tidak sah tanpa disertai usaha dan mengikuti sunah, serta
aturan-aturan yang telah ditetapkan Allah swt. Setelah berusaha baru kemudian
berserah diri kepada Allah, menyerahkan segala perkara kepada-Nya dan tidak
mengharapkan hasil apa pun kecuali dari sisi-Nya.
KESIMPULAN
Fakir ialah orang
yang membutuhkan segala hal dan hanya
membutuhkan Allah Swt dalam keadaan apapun. Sabar adalah Menahan
diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, kemudian menahan lisan dari keluh
kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah. Dengan
kesabaran itulah seorang hamba akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten
menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan. Tawakkal ialah pelepasan daripada kekuasaan dan kekuatan, tidak ada
kekuasaan dan kekuatan apa pun melainkan daripada Allah semesta alam. Seseorang
yang bertawakal adalah seseorang yang menyerahkan, berusaha dengan
sunguh-sungguh, mempercayakan dan mewakilkan segala urusannya hanya kepada
Allah SWT.
RELEVANSI DENGAN BIDANG
Sebagai anak sistem informasi bertawakallah kepada Allah Swt setelah
melakukan usaha bersunggu-sungguh dalam pembuatan coding komputer dan juga
diiringi dengan doa, insyaalah akan jadi seorang programmer komputer yang
handal.